Pada acara Rapat Interdep dalam rangka sosialisasi Survei Sosial Ekonomi Nasional (susenas) 2010 dan Survei Angkatan Kerja Nasional (sakernas) 2010 di BPS (15/04/2010), ada beberapa informasi yang menarik untuk dibagikan untuk pembaca blog setia saya. Banyak perwakilan Departemen/Kementerian dan Badan-badan Pemerintah yang menghadiri acara tahunan ini, sedangkan saya adalah salah satu perwakilan pengguna data non-pemerintah yang baru pertama ikut rapat ini.
Sekilas Susenas 2010
Untuk tahun 2010 ini BPS hanya menyelenggarakan Susenas Kor saja, dimana seharusnya ada Modul Kesehatan dan Perumahan. Pertimbangan BPS untuk tidak melakukan Modul Kesehatan dan Perumahan karena pada 2010 ini ada Sensus Penduduk (SP 2010) yang mempunyai informasi Perumahan yang sama dengan Susenas, dan untuk Kesehatan, rencananya akan dilakukan oleh Departemen Kesehatan RI dengan kesehatan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2010).
Sampel Susenas 2010 akan mencakup sekitar 304 369 rumahtangga di 497 kab/kota seluruh Indoensia, sehingga estimasi bisa dilakukan sampai dengan tingkat kabu/kota. Pencacahan rencana dilakukan 15 Juli-7 Agustus 2010 (setelah SP 2010 Mei). Listing rumahtangga biasanya dilakukan sebelum pencacahan rt, tetapi tahun ini tidak dilakukan karena listing menggunakan hasil listing SP 2010. Harapnya publikasi dari Susenas 2010 akan keluar sekita Januari 2010, atau lebih cepat lebih baik asalkan kualitasnya terjaga.
Ide Pemanfaatan Susenas 2010 dan SP 2010
Setelah sekilas mempelajari presentasi BPS dan kebetulan pada hari itu juga mendapatkan pemaparan SP 2010, maka muncul ide untuk membuat studi tentang pemeriksaaan kualitas informasi Susenas dan Sensus 2010 baik ini dilakukan oleh BPS atau pihak independen (ini yg saya harapkan). Mengingat listing SP dan Susenas sama, kemudian ada pertanyaan di SP yang diulang di Susenas berarti Susenas bisa disebut bagian kecil dari SP. Jika listing sama artinya kita bisa memperoleh rumah tangga yang di Susenas dan sekaligus di data di Sensus. Pertanyaan tentang Perumahan bisa menjadi ukuran ketepatan pengukuran, dengan asumsi perbedaan waktu SP dan Susenas yang hanya 2 bulan tidak banyak mempengaruhi kondisi rumah tempat tinggal. Jika ditemukan kesalahan, harusnya bisa diperiksa apakah Sensus yang benar atau Susenas yang benar. Dari sini saja akan banyak informasi yang bisa digali dan dipelajari.
Saya pribadi sangat tertarik dengan studi ini karena baru kali ini dalam sejarah sebuah Survei (Susenas 2010) didahului oleh Sensus Penduduk. Momentum ini hanya bisa terulang setiap 10 tahun sekali. Hasil studi ini tidak akan mengadu domba pihak-pihak di BPS tetapi kedepan sangat berguna untuk perbaikan dalam managemen survei terutama di tingkat lokal/daerah.
Dari pemaparan ide ini (walaupun tidak selengkap di blog ini) pihak BPS menanggapi dengan sangat positif dan baik, mereka akan usulkan untuk melakukan studi ini setelah kedua data terkumpul. Perlu deketahui, Sensus Penduduk 2010 kemungkinan bisa keluar hasil paling cepat Mei 2011. Kita tunggu saja kabar baiknya!
Popularity: 19% [?]
- Artikel yang berhubungan
- Resiko Persalinan di Pedesaan Masih Tinggi (100%)
- Sekilas Susenas 2007, Info Tenaga Kerja sangat Mengecewakan. (100%)
- Kunjungan ke Fasilitas Kesehatan Modern Meningkat (100%)
- Gini Ratio dan Keakuratan Data Pengeluaran Susenas (100%)
- Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2008 Sudah Release (100%)
Tags: Sensus Penduduk 2010, statistik, susenas, Susenas 2010

![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=b58fb27a-91ca-4ff2-8687-0618aad74621)












May 5th, 2010 at 6:42 PM
mas, aq mau nanya… klo data angka harapan hidup / life expectancy untuk kabupaten kota di indonesia (jawa khususnya) dari tahu 1993 – 2007 ada yang datanya tiap tahun gak ya? trus AHH tu di susenas or sdki? surveynya tiap tahun gak? makasih sebelumnya…
May 1st, 2011 at 6:20 AM
Mas, punya informasi mengenai bentuk form susenas dan sensus penduduk tahun 2010 gak? kalau ada please, sharing dong. terima kasih sebelumnya.