Saat ini sudah banyak berita tentang keringnya sumber air diberbagai daerah karena musim kemarau yang masih panjang. Kita tau bahwa air merupakan unsur kehidupan yang sangat dibutuhkan tubuh manusia. Air yang sehat dan aman yang masuk di dalam tubuh akan membuat tubuh juga sehat.

Indonesia dikarunia sumber daya alam yang melimpah termasuk air, tetapi kita sering terlena dengan cara menggunakan air termasuk mengelolanya. Tetapi jaman sudah berubah, polusi air tanah makin banyak terjadi, musim kemarau dan penghujan yang tidak teratur dan pengelolaan air tanah yang makin buruk menyebabkan sumbur air aman berkurang.

Pada tahun 2008, terdapat 60,566,705 keluarga di Indonesia menurut data Potensi Desa (Podes) yang berasal dari perangkat desa/kelurahan dan dikumpulkan oleh BPS. Pencemaran air dilaporkan di 7,654 desa (10% dari seluruh desa) dan sebanyak 14,258 desa terdapat kasus mutaber/diare denganĀ  255,946 kasus. Kasus ini mungkin akan lebih tinggi mengingat data Podes hanya berasal dari informasi perangkat desa/kelurahan.

Kondisi ini kemungkinan akan lebih parah lagi karena hampir 58% rumahtangga di Indonesia menggunakan air minum dari sumur, baik sumur bor/pompa, terlindung, atau tak-terlindung (Susenas, 2007). Juga masih ada sekitar 6% rumahtangga memanfaatkan air sungai atau danau untuk sumber airnya. Jika terjadi polusi air atau polusi lainnya yang menyebabkan tidak sehatnya sumber air minum maka bisa dibayangkan kondisi kesehatan masyarakat kedepan.

Pengelolaan air tanah oleh masyarakat juga merupakan salah satu penyebab pencemaran air minum. Mungkin saja masyarakat tahu bahwa sumber air minum harus jauh dari tempat pembuangan tinja, tetapi sebagian besar rumahtangga hanya mempunyai luas tanah yang sempit sehingga persyaratan air minum aman diabaikan. Berdasarkan statistik sumber air minum aman dari Susenas BPS, sejak 2001 umumnya ada peningkatan penggunaan air aman untuk kelompok rumahtangga berdasar kesejahteraannya. Air minum aman disini antara lain: air kemasan, air leding/PDAM (meteran/eceran), sumur bor, sumur & mata air terlindung yang jarak terhadap pembuangan tinja lebih dari 10 meter. Baru separo rumahtangga di Indonesia menggunakan air minum aman ini. Peningkatan yang cukup signifikan terjadi di 20% rumahtangga kelompok terkaya, dimana pada 2007 sudah 74.4% rumahtangga menggunakan air minum aman. Jadi akhirnya hampir setengah rumah tangga sangat rentan dengan penggunaan air minum yang tidak sehat.

Akhirnya pengelolaan sumber air minum merupakan tanggung jawab semua pihak, pemerintah dan swasta yang mempunyai sumber modal harus membuat kebijakan yang lebih bersifat massal, sedangkan masyarakat harus menjaga lingkungan minimal di sekitar rumah untuk menyelamatkan sumber air yang aman.

Artikel terkait:

Data Marketplace:

  • Persen rumahtangga pengguna sumber air aman menurut Kabupaten (1993-2007)
  • Persen rumahtangga pengguna sumber air aman menurut Propinsi Kota-Desa (1993-2007)
  • Persen rumahtangga pengguna sumber air aman menurut Propinsi Kuintile Kesejahteraan (1993-2007)
  • Persen rumahtangga pembeli air minum menurut Kabupaten (1993-2007)
  • Persen rumahtangga pembeli air minum menurut Propinsi Kota-Desa (1993-2007)
  • Persen rumahtangga pembeli air minum menurut Propinsi Kuintile Kesejahteraan (1993-2007)
  • Persen rumahtangga pengguna sumber air pipa PDAM/sumur bor/sumur terlindung/mataair terlindung menurut Kabupaten (1993-2007)
  • Persen rumahtangga pengguna sumber air pipa PDAM/sumur bor/sumur terlindung/mataair terlindung menurut propinsi Kota desa (1993-2007)
  • Persen rumahtangga pengguna sumber air pipa PDAM/sumur bor/sumur terlindung/mataair terlindung menurut Propinsi Kuintil kesejahteraan (1993-2007)

Jika berminat koleksi tabel diatas, bisa hubungi Andi (andidn@gmail.com)

Popularity: 10% [?]

    Jika artikel ini menarik, kirim ke:
  • Facebook
  • MySpace
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Digg
  • Tumblr
  • del.icio.us
  • LinkedIn
  • Technorati
  • blogmarks
  • FriendFeed
  • Blogosphere News
  • Yahoo! Bookmarks
  • Ma.gnolia
  • Reddit
  • email
  • Print
  • PDF
  • Unique Post

One Response to “Pengelolaan Sumber Air Minum Aman dan Dampaknya”

  1. postingan yang menarik mas andi :)

    Air Minum dan Penyehatan Lingkungan

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>