Kadang-kadang kita dihadapkan kepada data BPS tetapi tidak tahu harus diapakan. Walaupun sudah ada kuesioner-nya tetapi masih saja ada yang kurang mengerti dengan data mentah ini. Mungkin artikel singkat ini bisa memberikan gambaran sederhana tentang data BPS berdasarkan pengalaman saja, bukan menurut panduan resmi (yang saya sendiri tidak tahu apakah ada panduannya).
Data-data produk BPS terutama data servei-survei sosial-ekonomi sebenarnya mempunyai cara penamaan variabel/field/kolom yang hampir seragam. Misalnya saja jika Anda menghadapi data Susenas atau sakernas, jika Anda lihat kedua kuesioner ada kesamaan dalam struktur. Jika kita lihat ke kuesioner, biasanya BPS mengkelompokan topik pertanyaan dalam BLOK, misalnya BLOK I untuk Pengenalan Tempat, Blok II untuk keterangan Rumahtangga dan sebagainya. Tetapi sekarang hanya ditulis angka romawinya saja I, II, III dan sebagainya dengan topik yang sama. Di dalam setiap blog, setiap pertanyaan akan dinomori dengan angka biasa (1, 2, dst). Jika disetiap pertanyaan ada sub-pertanyaan lagi biasanya ditandai dengan abjat kecil (a,b,c, dst), dan jika ada sub-sub pertanyaan lagi maka kembali menggunakan angga biasa (1,2, dst).
Nah, bagaimana dengan data mentahnya? Kolom/field di dalam data mentah memuat 1 jawaban responden, jika ada jawaban ganda untuk satu pertanyaan maka jumlah kolom sebanyak kemungkinan semua jawaban. Setiap baris menunjukan responden yang menjawab, apakah itu individu atau rumah tangga tergantung pertanyaannya.
Sedangkan penamaannya mengikuti penomoran di kuesioner. Misalnya pada Blok 1 pertanyaan ke-1 (kode propinsi 2 digit) maka penamaan kolomnya adalah B1R1, Blok-1 pertanyaan ke-2 menjadi B1R2 dan sebaginya. Jika ada sub-pertanyaan lagi misalnya Blok-V pertanyaan ke-1 dan sub-pertanyaan ke-a maka penamaannya B5R1A. Nah itu saja sich rumus penamaan kolom berdasarkan nomor kuesioner. Hal ini juga berlalu dengan sumber data lainnya, kalaupun ada perbedaan semuanya merujuk ke penomoran di dalam kuesioner.
Popularity: 16% [?]
- Artikel yang berhubungan
- Susenas 2009 dan Informasinya (64.9%)
Tags: BPS, Data Mentah, Raw Data, Sakernas, Sosial Ekonomi, Statistika, Sumber Data, susenas












February 9th, 2009 at 1:26 AM
Betul buanget tuh mas … pengelompokannya berdasarkan Blok sehingga memudahkan juga dalam pengolahan data yang meliputi batching, editing coding, data entri dan validasi sampai dengan tabulasinya … Biasanya di setiap publikasi juga dilampirkan contoh kuesionernya sehingga pembaca dapat mengetahui asal muasal data nya …..
February 9th, 2009 at 11:05 AM
@NyomanSW, saya sendiri sebagai pengolah data juga terasa terbatu dengan sistem BPS ini, walaupun buat BPS sendiri manfaatnya lebih besar lagi.
Di publikasi BPS (Stat Kesra, Angkatan Kerja) selain kues…ada sedikit definisi yang buat kita tambah ngerti juga.
June 10th, 2009 at 3:49 PM
menyimak artikel ini memberi semangat saya untuk bertanya pada orang tepat dan menguasai pengolahan data mentah produk BPS (Susenas, Sakernas) dan andalah orangnya. Saya sedang belajar mengolah data sakernas (data mentah), cuma untuk kesulitan mengidentifikasi Setengah Penganggur, padahal dicoba dengan merefer definisi yang disajikan dalam buku terbitan hasil pengolahan sakernas oleh BPS. Mohon dibagi formulasi Setengah penganggur dari field/kolom (dalam data mentah sakernas). Terima kasih.
June 10th, 2009 at 5:14 PM
Terima kasih mas Asep,
Pengangguran Terbuka adalah orang yang tidak bekerja dan sedang cari kerja atau mempersiapkan usaha atau orang yg putus asa atau sudah diterima bekerja tapi belum kerja.
Ok jika punya kuesioner sakernas Augustus 2008. (sayang saya belum punya datanya)
Filter Pembilang:
b5r2a1=2 & b5r3=2 & (b5r4=1 or b5r5=1 or b5r23=1 or b5r23=2)
Filter Penyebut:
(b5r2a1=1 or b5r3=1 or b5r4=1 or b5r5=1 or b5r23=1 or b5r23=2)
b5r2a1=1 or b5r3=1 ==> konsep bekerja
b5r4=1 or b5r5=1 or b5r23=1 or b5r23=2 ==> konsep pengangguran terbuka
moga membantu
June 11th, 2009 at 10:46 AM
terima kasih atas bantuannya. Maaf menyela, maksud saya seperti tanggapan sebelumnya adalah formulasi SETENGAH PENGANGGUR yang diambil dari bagian orang BEKERJA. Tapi, bagaimanapun, jawaban sebelumnya membantu saya mereview kembali formulasi BEKERJA DAN PENGANGGURAN TERBUKA, dan maksud faktor pembilang dan penyebut bagaimana. Mohon bantuannya kembali. Terima kasih.
June 11th, 2009 at 11:44 AM
Jika Pembilang dibagi dng penyebut x100%, maka akan diperoleh angka pengangguran terbuka (%) spt yg sering direlease pemerintah.
Untuk Setengah Menganggur:
(b5r2a1=1 or b5r3=1) and b5r6b<35 and ((b5r4=1 or b5r5=1) or (b5r4=2 and b5r5=2 and b5r23<>6 and b5r23<>7))
(b5r2a1=1 or b5r3=1)==> bekerja
b5r6b<35 ==> jam kerja kurang 35 jam
(b5r4=1 or b5r5=1)==>cari kerja atau persiapkan usaha
(b5r4=2 and b5r5=1 and b5r23<>6 and b5r23<>7) ==> tidak cari & tidak siapkan usaha karena putus asa atau blm bekerja atau sekolah atau urus rt atau sudah punya kerja atau lainnya.
June 11th, 2009 at 2:36 PM
Terimakasih atas ilmunya. Saya coba aplikasikan. Salam hangat.
June 11th, 2009 at 4:59 PM
Hasilnya masih belum pas bos…… saya coba sakernas 2008 Februari.
publ. resmi : 30.644.441
itungan : 31.081.194
form = (b5p2a1=1 or b5p3=1) AND b5p6b < 35 AND ((b5p4=1 or b5p5=1) or (b5p4=2 and b5p5=2 and b5p236 and b5p237))
gimana ya…
June 12th, 2009 at 3:58 PM
Saya juga sudah coba juga dng data yang saya punya dan memang hasilnya tidak tepat…baik setengah menganggur sukarela maupun terpaksa. Memang saya hanya menjabarkan definisi yg tertulis di publikasinya ke bahasa logika untuk perhitungan. Sampai saat ini saya tidak tahu jawaban pastinya. Mungkin harus bertanya dengan BPS yg ngurusin Sakernas (moga2 mereka inget!)
June 15th, 2009 at 10:27 AM
Terima kasih……… definisi dan raw penuh jebakan ya
September 30th, 2010 at 6:16 PM
gmn y cara menghitung bukan angkatan kerja (sekolah, rumah tangga, dan lainnya)?
October 6th, 2010 at 4:41 PM
@Lusi, ngitung bukan angkatan kerja harus ada filter yang cukup panjang. Filternya sebagai berikut:
SEKOLAH >>
Tidak sedang bekerja DAN Tidak sedang sementara tdk kerja DAN Tidak mencari kerja/mempersiapkan usaha DAN kegiatan terbanyak SEKOLAH
untuk Urus RT dan LAinnya tinggal kegiatan terbanyak diganti saja.
semoga tidak bingung
November 23rd, 2010 at 9:06 PM
Salam, semuanya. Saya memerlukan data mentah SAKERNAS, tetapi tidak tahu bagaimana untuk mendapatkannya. Ada sesiapa yang boleh membantu?..Data tersebuta adalah untuk tujuan penyelidikan PhD saya. Mohon dimaklumkan dengan segera. Terima Kasih.
November 25th, 2010 at 9:45 PM
@Dayang, Data sakernas bisa diperoleh dibagian Deseminasi Statistik BPS Jakarta. Terus terang ada biayanya, kalau tidak naik harga Sakernas yang Februari biasanya 3.5 juta kalau yang agustus lebih mahal karena samplennya lebih banyak